PuisiSeni & Buku

Puisi-puisi Hendri Krisdiyanto

Upacara Perpisahan

Kita bergerak ke arah yang berbeda
Jarak akan menjelma waktu dalam rentang panjang
Hari-hari akan sepi
Di antara kita lama tak kembali

Pergilah selagi mimpimu cerah
Katamu dengan suara tangis pecah
Menghunus jantungku

Aku tak berkata, mulutku bungkam
Seperti malam kelam yang panjang
Lalu, kupejamkan mata
Setelah kubuka kembali
Aku sudah berada di tempat berbeda
Dan tak mengenalmu lagi

Agustus, 2018

Idul Adha di Kota Jogja

Aku tak berdaya lagi
Menampung setiap jarak
Yang mengasingkan diriku
Dari tanah asal lahirku
Anak ayam punya keteduhan sendiri
Pada sayap ibunya yang menutupi
Namun, aku terlepas dari keteduhan
Kampung halaman yang sejuk abadi
Kini, setiap kepulangan adalah rindu itu sendiri

Agustus, 2018

Aku Ingin Kau Jadi Alamku

Aku ingin kau jadi alamku yang sunyi
Di dalamnya akan aku tanam bunga-bunga
Sementara agar orang-orang sibuk
Memandang mekarnya dan mencium harumnya

Kubuat langit dengan senja setiap saat
Agar orang-orang ramai membicarakan
Alam yang tak pernah tampak fajarnya

Aku ingin segera menyaksikan segalanya
Alam yang sunyi dengan senja setiap saat

O, aku ingin kau jadi alamku.

Agustus, 2018

Bersama Teman Lama

Kami duduk berdua di taman
Dengan udara beku
Dan suasana kaku
Setiap kata yang keluar dari mulutku
Adalah kenangan dari masa-lalu

Langit mendung
Gerimis jatuh perlahan
Kita berteduh berduaan

Lalu, kau berkata, dan bertanya
“dari apakah dingin terbuat?”
Aku tak menjawab
Kemudian memelukmu erat-erat
Di dekat telingamu aku berbisik
“dalam pelukan dingin hanya
Sebatas bayang”.

Agustus, 2018

Dalam Duka
Kepada Z

Waktu melesat jauh
Aku tertinggal di belakang
Sementara kepergianmu
Meninggalkanku jauh di masa lalu

Tuanku, dengan duka apalagi
Kau jatuhkan air mataku?

Agustus, 2018

Hendri Krisdiyanto lahir di Sumenep, Madura. Alumni Annuqayah daerah Lubangsa. Puisinya pernah dimuat di: Minggu pagi, Kabar Madura, Koran Dinamikanews, Buletin Jejak, Tuban Jogja, Buletin kompak, Jejak publisher, Majalah Simalaba, Antologi bersamanya :Suatu Hari Mereka Membunuh Musim(Persi :2016), Kelulus (Persi :2017) Dan The First Drop Of Rain, Banjarbaru, 2017. Sekarang aktiv di Garawiksa Institute, Yogyakarta. Nama Fb: Hendri Krisdiyanto.

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close