KabarNasional

Tingkat Kepatuhan Rendah, KPK Sasar Beberapa Kota di Jatim

Jaazaidun.com–Sumenep – Dalam rangka sosialisasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (4/10/2018),

Bagi Andika Widiarto, Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, sosialisasi ini karena minimnya kepatuhan penyelenggara Negara dalam melaporkan kekayaan, baik eksekutif maupun legislatif.

“Data kami, dari 38 pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep yang telah menyampaikan laporan ada 24, kalau anggota DPRD dari 50 yang laporan baru 7 anggota, jadi masih kurang banyak,” bebernya.

Oleh karena itu kedatangannya bersama tiga tim lainnya ke bumi Sumekar, untuk memastikan bahwa tahun 2018 tuntas, karena batas terakhir hingga 31 Desember 2018. Jika tidak, maka akan terkena sanksi.

“Kalau LHKPN sanksinya administratif, nanti kita publish ke masyarakat, biar bisa dinilai, jika tahun 2019 tetap tidak lapor, terpilih di pileg nanti, maka berdasarkan PKPU terbaru tidak akan bisa dilantik, kalau birokrasi, karena sudah ada peraturan Bupati, sudah ada sanksinya, tinggal diterapkan saja nanti,” tandasnya.

Road show di Jawa Timur, yang disasar adalah Bangkalan, lalu Sampang, Sumenep, terakhir kita ke Mojokerto. Pemilihan wilayah road show sosialisasi tim KPK. Sebab beberapa kota tersebut tingkat kepatuhannya sangat rendah sebagaimana telah disampaikan diatas.

“Kita lakukan sosialisasi dari LHKPN manual menuju elektronik,” tuturnya kepada sejumlah media usai sosialisasi asistensi pengisian dan pengiriman LHKPN secara elektronik di Graha Paripurna DPRD Sumenep. (Faktualnewm.com/red)

 

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close