DaerahKabar

Sumenep Masih Butuh 5 Dermaga Representatif Yang Butuh Pengembangan

Jaazaidun.com, Sumenep. Sampai saat ini masyarakat sangat membutuhkan dermaga dan pelabuhan sebagai sarana transportasi antar pulau yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, (11/5).

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai keberadaan dermaga serta pelabuhan yang representatif bukan sebatas keinginan, melainkan sebuah kebutuhan masyarakat.

Sumenep memiliki lima dermaga dan pelabuhan yang perlu dikembangkan yang terletak di wilayah kepulauan, kelima pelabuhan itu termasuk besar sebab banyak kapal yang bersandar di dermaga itu, kata Bupati Sumenep, Busyro Karim, Sabtu (11/5/2019).

“Lima pelabuhan itu termasuk besar karena banyak kapal yang bersandar di dermaga itu, jadi sudah selayaknya dijadikan pelabuhan representatif guna memudahkan kapal laut bersandar,”ungkap Bupati.

Ada lima pelabuhan yang perlu dirubah menjadi pelabuhan representatif, antara lain pelabuhan di Kecamatan Masalembu, Raas, Arjasa (Pulau Kangean), Sapudi dan Kecamatan Sapaken.Pengembangan pelabuhan yang representatif, perlu dukungan dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Semoga adalah program dari Pemprov Jatim untuk membantu pengembangan pelabuhan lainnya,” paparnya.

Sekedar perlu diketahui, Kabupaten Sumenep memiliki jumlah pulau yang sangat luas, yakni jumlah pulau mencapai 126 pulau dengan luas laut mencapai 50 ribu kilometer persegi, dari 126 pulau itu diantaranya sebanyak 48 pulau berpenghuni dan sisanya sebanyak 78 pulau tidak berpenghuni.

Pada tahun ini, Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan keuangan terhadap pemerintah Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 60 milyar untuk pengembangan pelabuhan Dungkek dan Pelabuhan Gili Iyang.

Sementara pada tahun sebelumnya (2018), Pemerintah Provinsi Jawa Timur hanya memberikan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar, peruntukannya pengembangan dermaga wisata di Pulau Gili Labak Desa Kombang Kecamatan Talango.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di wisata Gili Labak, sehingga para wisatawan bisa sandar di dermaga itu,” kata A Busyro Karim di depan awak media. (rul)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close