DaerahKabar

Santri Milenial Harus Pandai Bermedsos

Jaazaidun.com–Sumenep — Apakah punya akun medsos itu salah?! Tidak, tapi harus hati-hati dan harus bisa membentengi diri dari hal-hal yang negatif. Medsos saat ini tidak sama dengan awal-awal ditemukan.

Jika dulu sebagai konsumsi individu, curhatan kegelisahan atau aktivitas sehari-hari, sekarang lebih pada kepentingan komuditas, kelompok dan berarah pada ideologi baik politik ataupun agama. Disaat seperti inilah pengguna medsos diperlukan ekstra lihai memilah dan memilih informasi.

Dalam hal ini, Yayasan Ar-raudhah, Rajun, Pasongsongan Sumenep merasa perlu untuk menyikapi problematika medsos di jaman now ini. Sebagaimana disampaikan K. Subairi, Kepala MA Ar-raudhah bahwa di dalam medsos sudah banyak berita hoax yang menjamur. Sehingga pendidikan medsos sejak dini sangat diperlukan.

“Pengambilan tema seminar ini sudah sesuai kesepakatan para dewan guru. Karena mengingat hari ini medsos sudah menjamur di kalangan remaja. Hal inilah perlu kita awasi dan diberikan pemahaman soal cara bermedia sosial yang baik, sebab saat ini berita-berita hoax bertebaran disekitar kita” Sebutnya, Ahad (12/18).

Pelatihan yang bertema “Medsos dan Generasi Muda Aswaja Melek Politik” itu dilaksanakan atas kerjasama OSIS Yardlah dan Pendidikan Politik untuk Rakyat (P2R).

Fathollah, Tim P2R yang menjadi pemateri dalam acara tersebut memulai pembicaraan dengan menanyakan peserta kepemilikan akun medsos, hampir semuanya memiliki. Meski beberapa masih belum punya akun medsos.

Lanjut Fathol, sebagai masyarakat santri media sosial harus digunakan sebagai wahana mempertahankan nilai-nilai luhur. Medsos sebagai media dakwah, share hal-hal positif dalam hal apapun.

“Kiranya ada sesuatu yang bertentangan atau meragukan dan sedang viral, cobalah tabyyun kepada guru-guru kalian yang lebih paham” ucapnya sembari mulai masuk pada materi. (Rd)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close