DaerahKabar

Proyek Renovasi Pasar Lenteng Lamban. Pedagang Merasa Dirugikan

Jaazaidun.com–Sumenep – Proyek Renovasi Pasar Lenteng Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang bersumber dari APBD tahun 2018 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dianggap merugikan para pedagang yang terdampak proyek tersebut.

Pantauan jaazaidun.com di lapang proyek Renovasi Pasar Lenteng itu dikerjakan oleh PT. Mitra Sumekar Abadi dengan nomor kontrak : KTR.02/09/PSR.LTG/PPK/435.112.3/2018 yang nilai kontraknya Rp. 3.048.175.186.98 (Tiga Miliar Empat Puluh Delapan Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Seratus Delapan Puluh Enam Rupiah) dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Menurut salah satu pedagang yang berhasil dimintai keterangan, HZ (Inisial) bahwa para pedagang sebelum kiosnya di gusur, pihak pengelola pasar menyampaikan kepada pedagang bahwa pekerjaan proyek Renovasi Pasar akan rampung dalam jangka waktu tiga bulan.

“Oningah tello bulen ampon bisa etempateh (Tahunya tiga bulan renovasi pasar itu selesai dan bisa ditempati, red),” papar HZ kepada jaazaidun.com Sabtu (8/12).

Bahkan menurut S (Inisial), setelah dirinya mendapatkan informasi bahwa proyek Renovasi Pasar Lenteng tidak akan selesai selama tiga bulan bahkan bisa satu tahun lebih, pihaknya dan para pedagang sangat keberatan sekali dengan tenggang waktu pekerjaan proyek tersebut.

“Kalau sampai lama seperti itu, saya sangat keberatan,” ungkapnya.

Sementara menurut pihak Kontraktor yang mengerjakan proyek Renovasi Pasar Lenteng, Muhsi membenarkan bahwa proyek yang dia tangani tidak akan selesai selama tiga bulan, karena pekerjaan yang saat ini hanya sebatas struktur bangunan pasar.

“Sebenarnya pekerjaan ini ditenderkan dua kali dengan pagu Rp. 5 M sekian kami nawar dengan HPS Rp. 3 M sekian, namun tender yang pertama gagal, akhirnya ditenderkan ulang, pagunya tetap, tapi HPS-nya jadi Rp. 3 M sekian, ternyata yang kedua ini anggarannya dikurangi, karena pekerjaannya tidak sampai finishing,” ungkap Muhsi Admin Kontraktor Proyek tersebut.

Akan tetapi jawaban yang tidak mengenakkan datang dari Kepala UPT Pasar, Purnomo, setelah jaazaidun.com ini berusaha menghubunginya, pihaknya mengatakan tidak tahu terkait proyek Renovasi Pasar Lenteng. “Renovasi saya gak tahu apa2,” tulis Purnomo dalam percakapan Whatappsnya. Minggu (9/12).

Bahkan ketika konfirmasi ulang, karena menurut informasi yang diterima pedagang proyek tersebut harus selesai dan bisa ditempati dalam jangka tiga bulan, Malah Purnomo menyuruh menemui PPKO. “Coba kamu langsung temui pak Agus PPKO,” kilahnya, Senin (10/12)

Dikonfirmasi terkait beberapa keluhan dari para pedagang terdampak akibat lambannya proyek tersebut, pihaknya malah berkomentar seakan menyalahakan para pedagang, padahal sudah jelas para pedagang mengatakan sangat keberatan jika dalam jangka tiga bulan pasar yang baru itu tidak bisa ditempati.

“Saya kira gak ada pedagang yang merasa puas dg pelayanan kami. Kami selalu salah di mata pedagang,” pungkasnya. (Id/red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close