DaerahKabar

Pemilihan Rektor UNMER Surabaya Rentan Gisruh

Jaazaidun.com–Surabaya – Tiga kandidat calon Rektor Universitas Merdeka Surabaya priode 2018-2022 siap bersaing di bursa pencalonan rektor Universitas Merdeka Surabaya, akan tetapi pencalonan rektor tahun ini tidak ada keterbukaan dari panitia penyelenggara pemilihan rektor Universitas Merdeka Surabaya, Hal tersebut rentan akan menyebabkan kegisruhan dari pemilihan rektor tahun ini .

Tiga calon tersebut adalah M Roesli, S.H, M Hum (Petahana) Ir. Bambang Gunawan , Dr. Bachtiar J Helmy

Pemilihan rektor tersebut saat ini sudah memasuki tahap pemaran program kerja dan visi misi calon rektor. Hal ini dijelaskan dalam surat edaran Ber Nomor 011/SENAT/UMS/XII/2018 yang dilayangkan tanggal Rabu 12 Desember 2018 dari panitia penyelenggara akan dilaksanakan hari ini ( Kamis, 13 Desember 2018) , tetapi jadwal tersebut gagal di laksanakan tanpa alasan dan tidak ada surat edaran yang menentukan batas kapan akan di laksanakan tahapan tersebut.

Di ketahui dari riwayatnya, ketua panitia penyelenggara pemilihan rektor berasal dari satu fakultas dengan salah satu kandidat calon rektor yakni Rektor petahana. Parahnya lagi acara dalam tahapan pemilihan rektor dominan di taruk di satu fakultas yakni fakultas hukum.

Salah satu mahasiswa saat ditemui mengatakan “tidak ada keterbukaan dalam penyelenggaraan ini, padahal mahasiswa juga ingin tau siapa saja calonnya dan apa aja program kerjanya, visi misinya gimana?” Tutur I (inisial). Dia menambahkan meskipun mahasiswa tidak punya hak suara dalam pemilihan rektor, setidaknya mereka berharap bisa tahu siapa saja sosok calon rektor tersebut.

Adapun di tempat lain mahasiswa Universitas Merdeka Surabaya juga mengatakan sambil ketawa ” Yo masak rek Rektornya dari Fakultas Hukum penyelenggaranya juga dari fakultas hukum berarti penyelenggara pemilihan rektor gak menjaga netralitasnya kan?” Katanya.

“Karena netralitas itu penting dalam sebuah demokrasi atau pemilihan pemimpin presiden dan Kepala Desa aja penyelengaranya harus netral dan tidak ada hubungan emosional sama salah satu calon” Tambah M saat di temui

Dari data masuk mahasiswa baru semenjak tahun 2016 sampai tahun 2018 mahasiswa universitas merdeka surabaya mengalami penurunan signifikan. Apakah ini karena sistem management rektor lama yang kurang baik?! Atau ada hal lain? (Rossy/red).

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close