KabarNasional

Pasca Teror Bom, Nur Faizin, MA Berharap KPK Jangan Kendorkan Perjuangan

Jaazaidun.com – Jakarta – Pasca teror bom rakitan yang dialamatkan langsung ke rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laode M Syarief , hari Rabu 9 Januari 2019 dini hari kemarin, sejumlah kalangan aktivis korupsi meminta KPK jangan ciut dan kendorkan perjuangan. Salah satu aktivis penegak korupsi Nur Faizin, MA ikut berharap agar KPK semakin menggalakkan keberaniannya dalam membasmi praktik rasuah yang ada di Indonesia.

Dia mengatakan praktik rasuah di Indonesia sudah berada di fase yang cukup akut. Dalam empat tahun terakhir sejak tahun 2014 data penyidikan yang dirilis kepada publik kasus korupsi sudah ada 56 yang sudah disidik KPK. Kemudian naik pada 2015 menjadi 57 kasus, dan pada 2016 naik lagi menjadi 99 kasus.

“Hingga akhir tahun kemarin, hampir mencapai 100 penyidikan kasus korupsi,”paparnya kepada awak media, Kamis 10/Januari/2019.

Aktivis yang kini tengah berstatus nyaleg DPRD Jawa Timur dari partai PKB Dapil XIV ini mengaku memiliki tantangan yang keras, sebab dari ragam kasus korupsi tersebut, yang paling banyak menilep uang rakyat adalah anggota DPR dan DPRD.

Menurut Nur Faizin, masalah praktik korupsi di tanah air bukan hanya didasarkan kepada fakta-fakta kuantitatif, dan angka-angka. Perjuangan menegakkan perlawanan anti korupsi tidak kalah hebatnya. Untuk itu, dirinya berharap kepada ormas, NGO maupun lembaga lainnya yang memimpikan perubahan Indonesia lebih baik, agar bersama-sama memberikan dorongan moral kepada KPK untuk terus menggalakkan nyala perlawanannya memberantas korupsi di Indonesia.

“Tanpa perlawanan, selamanya tikus-tikus akan menggerogoti harapan, impian dan kemakmuran rakyat,”tegasnya.

Ditempat berbeda, Direktur Eksekutif Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan hal yang sama sekaligus mengutuk tegas aksi teror bom tersebut. Menurut Edi, upaya pemboman kepada dua pimpinan KPK, harus  segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian sehingga pelakunya dapat ditindak tegas dan diberikan hukuman yan berat. (red)

 

 

 

 

 

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close