DaerahKabar

LKD Fatayat, Niscaya Melahirkan Kader Militan

Jaazaidun.com–Sumenep — Kader-kader militan selalu lahir karena hasil godokan dari jenjang Latihan Kader Dasar. Tahapan kaderisasi ini adalah kewajiban, bagi setiap organisasi massa tak terkecuali Fatayat yang berada dalam organum NU Sumenep.

Kaderisasi merupakan program wajib dar Fatayat NU, yang tidak hanya dilakukan di Pengurus Cabang saja, tetapi juga jadi kewajiban bagi wilayah,jelas Shulhah, M.Pd.I, Ketua Fatayat NU Kabupaten Sumenep, Jumat, 5/10/2018 di Kantor Sekretariatnya di Jl. KH. Sajjad no 52 Bangselok Sumenep usai melaksanakan Latihan Kader Dasar (LKD).

Mengingat banyaknya PAC Fatayat tersebar di dua puluh empat Kecamatan, di darat maupun kepulauan maka LKD direncanakan dilaksanakan secara tiga tahap. Latihan kali ini, merupakan tahap ketiga yang diikuti berbagai PAC yang ada di Kabupaten Sumenep, diantaranya; Kecamatan Pragaan, Lenteng, Bluto, Gili genting, Pasongsongan, Talango, dan Dungkek. Semuanya berjumlah 22 orang.
Dari pengkaderan ini akan terus berlanjut, insya Allah bulan depan kita akan mengadakan Latihan Kader Lanjut (LKL),” paparnya kepada Jaazaidun.

Shulhah menjelaskan jika tujuan terlaksananya LKD, untuk mencetak kader-kader fatayat yang militan, yang punya tanggung jawab besar serta memiliki kemauan kuat dalam menghidupkan Fatayat NU. Oleh sebab itu, pihaknya selaku pimpinan Fatayat NU Cabang Sumenep menganggap LKD tersebut sangat penting untuk dilaksanakan sebagai tanggung jawabnya dalam periode ini.

Karena kami rasa ini belum tuntas jika pengkaderan saja belum dilaksanakan, bagaimana kader-kader kami akan menjadi baik jika pengkaderan saja belum kami  dilaksanakan,tegasnya.
Harapannya setelah dilakukan kaderisasi, tidak hanya masuk secara struktural tapi juga bisa menjalankan roda organisasi kedepannya sesuai dengan visi misi NU secara nasional. Bagaimana kadernya nanti lebih potensial dalam ikut memberdayakan Fatayat di masa-masa mendatang, seiring kemajuan zaman yang tentunya sangat kompleks.

“Kami yakin ketika Fatayat besar, ketika itu dia baru hidup. Nah, ketika itu dia akan bermanfaat dan barokah untuk ummat. NU pun akan besar dan membawa keberkahan bagi ummat. Dan Fatayat sebagai sayap NU, harus kita perjuangkan dan besarkan bersama, pungkasnya. (Moid)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close