DaerahKabar

Konyol Bawaslu dan Satpol PP Membiarkan APK yang Tidak Berizin

Jaazaidun.com–Sumenep – Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 23 tahun 2018, dan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 21 tahun 2017, bahwa tentang pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) atau Media Luar Ruang, melarang hal tersebut terpasang dan terpampang di pohon.

Kukuh, Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Kabupaten Sumenep meyakinkan bahwa APK yang tertempel di pohon tidak berizin. Terbukti tidak berizin karena sesuai temuan di lapangan tidak ada stempel dari DPMPTSP.

“Yang jelas media luar ruang yang berijin yang sifatnya insidental itu ada stempelnya dari kita, dan juga ada batas akhir. Kalau tidak ada stempelnya itu perlu dipertanyakan”. Jelasnya Kukuh kepada jaazaidun.com, Rabu (19/12/2108).

Dirinya mengaku dalam rapat kordinasi dengan KPU dan Parpol beberapa waktu lalu. Dari Dinas Perizinan sudah menyampaikan bahwa tidak boleh memasang di daerah dan tempat yang terlarang. Karenah sudah ada dan disediakan tempat dibeberapa titik untuk media luar ruang.

“Pemasangannya harus sesuai dengan ketentuan aturan yang ada, semisal tidak dipasang dipohon. Kalau misal masih ada yang melanggar. Berarti mereka sudah tidak mengindahkan hasil kesepakatan bersama waktu itu” ujarnya.

Kemudian Kukuh juga menyampaikan bahwa semua harus ada pengendalian serta pengawasan ketat soal pemasangan media luar ruang atau APK. Jika ada pelanggaran setidaknya ada penindakan dari pihak terkait.

“Harus ada pengamanan ketat dari tim, jika melanggar perda, itu ada penegak Perda, Satpol PP, dan ada Bawaslu dibagian pengawasannya sesuai dengan PKPU. Kami sebenarnya tidak setuju kalau dipasang dipohon, apalagi dipaku, karena itu sudah merusak lingkungan”. Pungkasnya.(id/red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close