DaerahKabar

Komunitas Barista Madura Dapat Apresiasi Dari Penyair Sandal Jepit

Jaazaidun—Ambunten – Komunitas Barista Madura asuhan Densus 26 Korwil Madura kali ini bisa membusungkan dada setelah mendapat apresiasi dari penyair kawakan yang berjuluk penyair sandal jepit.

Dalam kegiatan ngaji budaya santri yang diselenggarakan oleh PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Ambunten, Jum’at, 19 Oktober 2019. Komunitas Barista Madura berkesempatan memperkenalkan budaya ngopi pada para audien. Sehingga menarik banyak untuk mengetahui lebih jauh soal kopi. Hal ini terlihat dari antusias dari kalangan santri, pelajar bahkan ibu-ibu.

“Saya tertarik untuk belajar lebih lanjut soal meracik kopi ala barista.” Ziada Al-Akrom, Ibu tiga anak yang juga hadir memeriahkan acara ngaji budaya santri.

Antusiasme hadirin ditegaskan oleh K. M. Faizi selaku pemateri tunggal dalam kegiatan tersebut. Menurutnya Salah satu budaya yang harus dijaga nilainya oleh kalangan santri adalah budaya ngopi. Pasalnya, budaya ngopi di Indonesia sangat berbeda jauh dengan negara lain.

“Budaya ngopi di Indonesia tidak sekadar mengedepankan materi, jauh daripada itu kita mengutamakan nilai spritual.” Kelakarnya.

Bagi pria yang berpenampilan nyentrik ini. Kopi memiliki sanad yang tidak boleh dihilangkan. Lebih lanjut, dia mengaku ini baru pertama kali mengahadiri kegiatan yang dibarengi Barista. Sehingga dia mengharap ke depan barista harus diisi oleh kalangan santri. (fa/red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close