KabarNasional

Kasihan, Bupati Busyro Baru Tambah Gaji LO FKMA Sumenep

Jaazaidun.com–Sumenep–Terkait honor LO pada acara FKMA V yang belakang ini gencar diberitakan. Akhirnya Bupati Sumenep A. Busyro Karim Memberikan uang tambahan untuk para LO.

Uang tambahan yang merupakan uang dari pribadi Busyro sebesar 250 ribu diberikan saat waktu silaturrahim dengan para LO di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep. Jumat (09/11/2018)

“Iya ini dari pribadi”. Kata Busyro kepada Jaazaidun.com. Busyro sempat menyinggung soal pemberitaan media soal LO yang upahnya tidak sesuai.

“Pada dasarnya yang mencuat itu yang dari APBD sebesar 250 ribu, padahal uang tips itu buanyaaaak dari raja-raja tapi itu tidak pernah dimunculkan. Sudah ada yang beli HP baru dan semacamnya”. Kata Busyro sambil ketawa

Menurut Busyro itu yang perlu di kroscek. “Kalau ada apa-apa jangan hanya di satu sisi”. Katanya

Sofiyanto Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) membenarkan terkait penambahan uang 250 ribu kepada para LO yang merupakan uang pribadi Bupati.

“itu adalah kebijakan Bupati secara pribadi, karena merasa itu perlu di tambah”. Tuturnya

“Karena kalau kami tidak mungkin, karena DPA birokrasi tidak boleh merubah, kalau saya merubah DPA berarti harus merubah semuanya”. Sambung sofiyanto

Sofiyanto menegaskan terkait 250 ribu yang bersumber dari APBD itu sudah sesuai dengan apa yang ada dan dengan ketentuan yang berlaku. Karena berbicara anggaran pihaknya sudah ada Peraturan Bupati (Perbup). Jadi tidak mungkin pihaknya keluar dari koridor yang ada.

Terkait pemberitaan media bahwa Kepala Disparbudpora menghindar dari wartawan Sofiyanto mengklarifikasi menurutnya itu bukan berita, tapi sepihak. Karena menurutnya persyaratan untuk memenuhi berita itu adalah apabila ada narasumber dan narasumbernya tidak hanya satu orang.

“Narasumbernya kan saya sebagai dinas. Kenapa harus muncul berita sepihak, itukah wartawan? Itukah berita?. Kemudian wartawan mengatakan nomernya diblokir. Untuk urusan memblokir itu hak saya, privasi saya, tidak ada hubungannya dengan dinas”.

Pihaknya (Sofiyanto) merasa terganggu dengan adanya berita tersebut, karena menurutnya itu bukan berita tapi provokasi.

Diwaktu yang sama, Ahmad Khairul Ramadhani, salah seorang anggota LO mengatakan, bahwa uang tambahan yang diberikan itu masih belum sesuai dengan kinerja yang telah diberikan LO selama acara FKMA.

“Sebenarnya ini belum sesuai dengan kinerja kami, tapi kami tetap ucapkan terimakasih,” (Moid/Bang)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close