Daerah

Mundurnya Kiai Hazmi Disayangkan Banyak Pihak

Sumenep – Mundurnya K. Muhammad Hazmi bin KH. Ahmad Basyir AS dari bursa ketua DPC PKB Sumenep disayangkan sejumlah pihak. Masalah internal kepengurusan PKB, seperti tarik ulurnya Muscab PKB Sumenep, menjadi pemicu mundurnya pengasuh PP. Annuqayah Latee ini.

Misalnya akun Zahwa el-Fayza menyangkan mundurnya Kiai Hazmi. El-Fayza berkomentar bahwa Kiai Hazmi harapan kader-kader PKB-NU di Sumenep. Mengingat PKB di Kabupaten Sumenep sudah menghadapi kemunduran.

Akun Facebook pribadi K. Muhammad Hazmi

Diamati dari status Facebook pribadinya Hazmi Latee, hampir mayoritas mendukung Kiai Hazmi memegang tampuk kekuasaan di tubuh PKB Sumenep. Alasannya sederhana, karena kepengurusan di bawah KH. A. Busyro Karim belum mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Sumenep. Dari tahun ke tahun setiap pemilu digelar suara PKB semakin turun drastis.

“Pasera pole se bisaah istiqomah e dalam ajuangangi PKB se sesuai kalaben pangaterro para keae sepuh se ampon al marhumin? Mengutip debuna guru abdina jihad jaman samangken beni mondut pedang, senjata, atau bahkan bom. Tapi jihad samangken terjun e politik kaangguy masalamet ummat Islam hususse NU? Nereng pekkeragi jugen (siapa lagi yang bisa Istikomah dalam memperjuangkan PKB sesuai ijtihad para pendahulu? Mengutip pendapat guru bahwa jihad saat ini bukan dengan pedang, senjata, atau bom. Tapi jihad saat ini adalah terjun ke politik untuk keselamatan umat, khususnya NU),” ungkap Iyad di kolom komentar Facebook Kiai Hazmi, Selasa (5/6)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close