Daerah

Jangan Berangkat Sebelum Siap

Pamekasan – Nuzulul Qur’an menjadi momentum kita untuk kembali ke Al-Quran. Berpikir benar dan bertindak tepat. Berfikir benar adalah bagaimana dalam berkehidupan kita bisa mempertimbangkan baik dan buruk. Sementara bekerja benar adalah melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kita semua dan menghindari hal-hal yang menimbulkan kewas-wasan dalam hidup manusia.

Hikmah turunnya Al-Qur’an di atas disampaikan Nur Faizin, Staf Menteri Tenaga Kerja RI, saat mengisi Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Amin Al-Hidayah, Desa Bangreseh, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Senin (11/6).

Berlaku tepat, dituturkan Nur Faizin seperti bekerja di luar negeri. Faizin menyinggung masih banyaknya warga yang berangkat bekerja di luar negeri tanpa persiapan yang matang. Hanya bermodalkan nekat. Efek negatifnya kalau terjadi apa-apa di negeri orang akan menemukan kesulitan-kesulitan.

Manabi kaula sareng panjenengan tak andhik kamampuan, tak andhik kaahlian, maka kaula sareng padha penjenengan ghun perak dhaddi kabula. Tak bisa aponapa,” tutur Jen, panggilan akrab Faizin.

Faizin menuturkan pengalamannya membantu Pak Menteri Hanif Dhakiri mendampingi para TKI dan TKW ilegal di luar negeri. Faizin merasa sedih melihat para TKI dan TKW ilegal di luar negeri. Para TKI-TKW itu sering diburu, diancam oleh para aparat setempat.

Kaula seddih. Ate tak ridha ngoladhi tan-tareran kaula se badha e luar negeri se mangkat tak kalaban sorat-sorat sah. Badha se gajina tak ebajar, badha se ampo esake’e ban majikanna. Bapak-bapak sareng Ebu insya Allah ampon padha ngaonenge nasibbha taretan Zaini se eyokom e Arab. Pak Menteri Hanif ampon ajuang kadiponapa carana taretan Zaini bebas dhari okoman, tape tak bisa,” cerita Faizin.

Karena itu, tambah Faizin, dirinya berharap, ke depan orang-orang Madura khususnya di Batumarmar yang hendak bekerja di luar negeri memperhatikan aturan-aturan yang disepakati antara negara.

Pertama, orang yang hendak bekerja ke luar negeri harus melengkapi surat-suratnya. Kedua, orang yang akan bekerja ke luar negeri harus memiliki kemampuan atau skill yang mumpuni.

Manabi tan-taretan terro alakoa ka loar negeri, ngereng noro’ pelatihan dhimin e BLK-BLK Kemnaker, akadhiya potrana Pak Zaini se noro’ pelatihan e BLK Lembang dan Bekasi. Kaula siap abhanto, siap afasilitasi tan-taretan. Napa pole pelatihan-pelatihan ka’dhinto tak ngangghuy biaya alias gratis. Malar mogha pertemuan are samangken, dhaddhiya sambung taresnana kaula sareng padha panjenengan kaangghuy dhaddhi oreng se baghus, se andik pekkeran bandhar, alako bandhar akadhiya tuntunanna al-qur’an,” pungkas Faizin.

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close