Daerah

Ini Alasan Kiai Hazmi Mundur dari Bursa Ketua DPC PKB Sumenep

Sumenep – Tarik ulur Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kab. Sumenep berbuntut kecewanya sejumlah pihak. Pelaksanaan Muscab yang sejatinya sudah digelar pertengahan tahun 2017 diperpanjang lagi hingga Juni 2018. Hingga tanggal 5 Juni 2018 sebagaimana undangan Muscab yang di sebar ke pengurus DPAC PKB se-kabupaten Sumenep, belum nampak keriuhan.

K. Muhammad Hazmi Basyir yang semula digadang-gadang akan maju sebagai calon Ketua PKB Sumenep, Selasa siang, 5 Juni 2018 menyatakan mengundurkan diri. Pengunduran diri putra KH. Ahmad Basyir AS yang juga pengasuh PP. Annuqayah Latee ini mengejutkan sejumlah pihak. Karena munculnya nama Kiai Hazmi dirasa mampu membawa PKB ke arah lebih baik dari kepengurusan sebelumnya.

Mengenai pengunduran dirinya, Kiai Hazmi mengumumkan ke khalayak umum melalui akun Facebook pribadinya Hazmi Latee pada Selasa (5/6) kemarin.

Kiai Hazmi secara tegas mundur dari bursa calon Ketua DPC PKB Kab. Sumenep melalui pertimbangan matang.

“Kalau tidak ada perubahan jadwal besok (hari ini Rabu, 6/6), saya menyatakan mundur dari kesediaan untuk dicalonkan sebagai ketua,” ungkap Kiai Hazmi.

Beberapa alasan pengunduran diri beliau antara lain: terlalu lama menunggu dan lambat lain mulai kehilangan irama dengan kepengurusan DPAC PKB yang sudah lewat masa jabatannya setahun lalu.

SAYA MENGUNDURKAN DIRI

Kalau tidak ada perubahan jadwal, besok akan diselenggarakan Muscab DPC PKB Sumenep.

Dan saya telah menyatakan mundur dari kesediaan untuk dicalonkan sebagai ketua. Mundur ? Ya, dengan beberapa alasan, antara lain adalah:

1. Saya terlalu lama menunggu, akibat berkali-kali ada perpanjangan periode kepengurusan yang ada, sehingga “ereksi” saya yang semula siap tempur 100% kini sudah kendur dan merunduk. Jika dipaksakan, saya kuatir tidak memiliki spirit yang cukup untuk menggerakkan mesin partai.
2. Saya lambat laun mulai kehilangan irama untuk mengikuti dan menyesuaikan diri dengan dinamika politik internal PKB Sumenep, mungkin karena tipe saya yang sulit mempertemukan idealisme saya dengan situasi yang saya hadapi.

Dan sekaligus pada kesempatan kali ini saya hendak menyampaikan terima kasih kepada sahabat-sahabat (saya nyaman menggunakan istilah ini karena alumni PMII) di DPW, DPC, PAC dan di manapun yang selama ini mendukung dan berada di belakang saya, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Sekali lagi terima kasih, karena bersama anda saya makin memahami arti kebersamaan dalam berjuang.

Salam PKB

Sebelumnya, nama putra KH. Ahmad Basyir AS itu sempat ramai dibicarakan di internal PKB sebagai salah satu kandidat yang akan maju sebagai calon ketua bersama 3 nama lainnya, yakni H. Hermandali Kusuma, KH. Unais Ali Hisyam, dan KH. Imam Hasyim Ali.

Muscab PKB Sumenep rencananya digelar Rabu 6 Juni 2018 di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Desa Braji, Kecamatan Gapura, Sumenep. Pesantren ini adalah lembaga pendidikan yang dipimpin oleh KH. A. Busyro Karim, Bupati Sumenep yang sekaligus Ketua DPC PKB Sumenep.

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close