Daerah

Di Acara KMSY, Kiai Busyro Dorong Pemuda Sumenep Miliki Keahlian

Sumenep – Pariwisata di Sumenep masih menjadi isu hangat dibincangkan. Setidaknya hal tersebut menjadi tema seminar yang dihelat KMSY (Keluarga Mahasiswa Sumenep Yogyakarta) pada Kamis (28/6) lalu.

Acara yang digelar di Gedung PKK Sumenep ini merupakan rangkaian dari kegiatan Halal bi Halal mahasiswa dan alumni asal Sumenep yang belajar di Yogyakarta. Sekira 200 mahasiswa dari berbagai universitas dan alumni hadir dalam acara yang bertema “Membangun Pariwisata Sumenep Berbasis Kearifan Lokal” itu.

Akhmad Faizin, ketua panitia Halal bi halal dan Seminar KMSY, menyampaikan bahwa acara ini selain merekatkan hubungan baik antar mahasiswa dan alumni, pun juga sebagai wadah berbagi pengalaman dan pandangan dalam mengelola pariwisata di Sumenep.

“Kami melihat selama ini belum ada forum khusus bagi mahasiswa Sumenep se-Indonesia untuk membincangkan bagaimana Sumenep ke depan, termasuk ihwal pariwisata dan budayanya. Acara ini dimaksud untuk berbagi ide dan pengalaman bagaimana mengelola pariwisata di Sumenep. Kita sebagai mahasiswa juga ikut mendorong kebijakan pemerintah kabupaten Sumenep dengan Visit Sumenep 2018,” tutur Akhmad yang masih berstatus mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Abdul Warits, Ketua KMSY, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa mahasiswa harus ikut andil dalam proses pembangunan di daerah. Walaupun berstatus pelajar atau mahasiswa di tanah rantau tak menutup kemungkinan untuk berkontribusi ke daerah. KMSY diakui sebagai wadah mahasiswa asal Sumenep di Yogyakarta yang ikut serta memikirkan pembangunan di Sumenep. Untuk itu KMSY tidak hanya menggelar acara di Sumenep, tapi juga berencana menggelar acara kebudayaan di kota gudeg.

“KMSY memiliki hajat besar tahun ini, yaitu gelar kebudayaan Sumenep di Yogyakarta. Usaha-usaha semacam ini perlu untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep kepada dunia luar,” ungkap Warits dalam rilis media.

Sementara pada helatan seminar, KMSY menghadirkan Bambang Hidayanto, SC., M.Si (Wakil Kepala Disparbudpora Sumenep), D. Zawawi Imron (budayawan nasional asal Sumenep), dan dimoderatori oleh Taufiqurrahman (editor Cantrik Pustaka). Tidak hanya itu, Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim ikut hadir dalam kegiatan ini.

Busyro diakhir acara menyampaikan kebanggaannya pada mahasiswa KMSY. Ia mengajak seluruh pemuda asal Sumenep untuk berkontribusi positif pada daerah. Busyro menekankan kontribusi yang dapat dilakukan mahasiswa zaman sekarang ialah menguatkan identitasnya sebagai masyarakat terdiri.  Abuya, sapaan akrab Kiai Busyro, mendorong anak muda Sumenep memiliki keahlian yang spesifik sehingga mudah berkontribusi ke daerah. (wh)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close