DaerahKabar

Job Fair Sumenep Untuk Menekan Angka Pengangguran

Jaazaidun.com, Sumenep. Untuk menekan tingginya angka pengangguran Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Tetenga Kerja (Disnaker) menggelar Job Fair dengan melibatkan 20 perusahaan dari berbagai spesifiksi dan ragam kegiatan.

Ragam agenda job fair yang berlangsung selama dua hari, terhitung sejak tanggal 10-11 di Gedung Korpri Sumenep tersebut dipadati banyak pengunjung. Di hadapan para undangan dan pengunjung yang hadir, wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi menjelaskan jika sektor ketenagakerjaan merupakan satu problem yang cukup signifikan di tengah upaya Kabupaten Sumenep yang sedang berbenah di dalam segala bidang.

Dia menegaskan bahwa ada sejumlah persoalan menyangkut ketenagakerjaan, diantaranya  timpangnya pertumbuhan antara angkatan kerja dengan kesepakatan kerja yang tersedia, terutama di sektor formal. Kemudian minimnya skill, padahal kompetisi di dunia kerja dalam revolusi industri mnuntut syarat yang tinggi. “Kompetensi itu, itu paling utama. Berbagai kajian ilmiah mengemukakan 57 persen pekerjaan akan tergerus robot,”paparnya.

Selain hal di atas, menurut Achmad Fauzi faktor akses informasi penyediaan tenaga kerja ke masyarakat juga terbatas. Sebab itu pemerintah berikhtiar secara rutin bakal menggelar acara job fair setiap tahun sebagai bentuk implementasi dan komitmen menekan angka pengangguran di Kabupaten Sumenep.

Pada tahun 2017 silam, jumlah angkatan kerja berusia 15-64 tahun di Kabupten Sumenep sebanyak 822 ribu 431 jiwa. Kemudian tahun 2018 meningkat menjadi 970 ribu jiwa atau sekitar 10,40 persen. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan sejak tahun 2015 sampai tahun 2018.

“Pada tahun 2017 TPT Kabupaten Sumenep sebesar 1,83 persen dan pada tahun 2018 menurun menjadi 1,79 persen,” kata politisi PDIP ini.

Dia berharap melalui Job Fair para pencari kerja mendapatkan informasi lowongan kerja sehingga dapat memilih jenis pekerjaan yang sesuai dengan bakat, pendidikan dan kemanpuannya. Sedangkan bagi perusahaan mendaptkan data pelamar/calon tenaga kerja juga sesuai kualifikasi yang diinginkan.

“Saya berharap masyarakat dapat mencari kerja sesuai dengan bakat, pendidikan dan kemampuannya. Jangan sampai di era revolusi industri kita ketinggalan, kalau hal itu terjadi eksistensi kita sebagai manusia sirna dari peradaban dunia,”paparnya.

Sedangkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep, Moh. Syahrial menambahkan jika pelaksanaan job fair untuk menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat sesuai kebutuhan perusahaan. Karena sasarannya memang perusahaan yang segmennya golongan menengah yang berada di wilayah Kabupaten Sumenep dan luar daerah.

Syahrial berharap dengan Job fair tersebut dapat memberikan sinyal yang kuat dan dampak positif terhadap pencari kerja. “Kerena menurutnya 20 perusahaan itu membutuhkan tenaga kerja sekitar 500 hingga 600 orang,” pungkasnya. (rul/red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close