KabarWisata

Gemarikan di Sumenep Buktikan Turunnya Stunting Paling Tinggi di Pentas Nasional

Jaazaidun.com, Sumenep. Bahwa ikan menambah kecerdasan, sudah jadi bahasa publik. Kandungan di dalam tubuh ikan demikian kompleks.  Ada kandungan omega 3 dan omega 6 yang berperan penting dalam pembentukan sel-sel di otak, sehingga menyebabkan seorang anak akan tampak cakap, cergas dan lebih cerdas.

Selain itu mereka juga akan selamat dari stunting. Ini yang tidak kalah penting. Dengan mengkonsumsi ikan diyakini telah menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang semula mencapai 18,5 persen sejak tahun 2013, kemudian melaju dikisaran 52,5 persen. “Sumenep menjadi Kabupaten terbaik dalam penurun angka stunting,”kata Nurfitriana, istri Bupati Sumenep Busyro Karim pada pagelaran event tahunan yang dibingkai dalam tajuk “Menu Ragam Masav kan Ikan untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat” dan digelar secara gemembyar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Perikanan, Selasa, (03/07/2019) malam di Taman Bunga Sumenep.

Ketua Forikan ini menyatakan jika Bupati Sumenep Busyro Karim sangatlah serius dengan ikhtiar tersebut, bahkan sudah mempresentasikannya di Jakarta. Sebab keadaan itu sangat berkorelasi dengan naiknya angka pengkonsumsi ikan di Kabupaten Sumenep.

“Kami akan terus meningkatkan angka para pengkonsumsi ikan di Sumenep ini agar tertinggi se-Indonesia. Kami menginginkan seperti di Jepang, di mana tingkat konsumsi ikan sudah mencapai 100 kilogram perkapita per tahun,” papar Fitriana dalam sambutannya.

Menurut Nur Fitriana, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten ujung timur Madura ini pada tahun 2019 sudah naik menjadi 55,49 kg per kapita pertahunnya. Angka tersebut di atas rata-rata konsumsi tingkat Jawa Timur yang hanya 36,45 kilogram per kapita pertahun dan Nasional sebesar 50,64 kilogram per kapita per tahun. “Ini menunjukkan warga Sumenep semakin gemar memakan ikan. Sebab, mengkonsumsi ikan ini sangat baik bagi kesehatan,”jelasnya.

Tetapi harus diakui, jika pun masyarakat gemar mengkonsumsi ikan sehingga sudah melebihi rata rata dari Kabupaten lainnya di Jawa Timur. Keadaan itu tetap perlu ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat Sumenep betul-betul menjadi masyarakat yang gemar mengkonsumsi ikan. “Dan potensi ikan di Sumenep ini sangat bagus,”kata Ketua Forikan ini.

Ditegaskan juga bahwa kondisi Sumenep sebagai kawasan maritim yang padat pulaunya, merupakan penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Namun demikian, agar potensi perikanan semakin maksimal tetap diperlukan sosialisasi gemarikan di setiap pertemuan PKK dan sejenisnya.

Dalam kesempatan yang sama, dihadapan Kepala OPD dan Forkopimda, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Arif Rusydi mengharapkan sosialisasi gemar makan ikan, terus digalakkan agar masyarakat semakin terbiasa makan ikan. Sehingga berdampak pada pada kesehatan dan kecerdasan masyarakat. “Ini demi terwujudnya generasi emas di tahun 2025,”tandasnya. (rul)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close