DaerahKabar

Demonstran Bertanya; Kemana 1000 Wirausahawan Muda yang Dijanjikan Itu

Jaazaidun.com, Sumenep. Target untuk mencetak 1000 wirausahawan Muda Sumenep sebagaimana dihembuskan masa-masa kampanye Bupati Sumenep Busyro Karim dan wakilnya Achmad Fauzi dianggap gagal total.

Janji tersebut, bahkan dinilai sekedar janji politik untuk merayu hati rakyat di Sumenep untuk mendukung pasangan yang dikenal dengan label Supermantap Jilid II ini.

Kekecewaan masyarakat yang diungkapkan Front Aksi Mahasiswa Sumenep dalam aksinya, Kamis, 4/4/2019 pagi di Kantor Pemkab Sumenep karena target untuk mencetak ribuan wirausahawan muda yang dijadikan program unggulan selama 5 tahun tersebut benar-benar tidak dirasakan dampaknya bagi warga desa, bahkan laju pertumbahan perekonomian masyarakat di ujung timur pulau Madura.

Dimas Wahyu Abdillah koordinator aksi tersebut mengatakan program unggulan pemerintah dengan wirausahawan muda tidak terealisasi sebagaimana yang dijanjikan. Banyaknya pengangguran yang lontang-lantung tidak menemukan pekerjaan, angka kemiskinan dan kehidupan tidak layak di Kabupaten Sumenep yang masih tinggi menjadi bukti gagalnya kerja Pemerintah.

“Sulit mencari singkronisasi pembangunan melalui janji politik pasangan yang mengusung nawacita Membangun Desa Menata Kota ini dengan program unggulan menciptakan 5000 wirausahawan sampai masa jabatannya berakhir nanti dengan fakta-fakta yang dihadapi masyarakat hari ini,” jelas Dimas.

Sedianya untuk melengkapi informasi ini, Direktur Pusat Inkubator Wirausaha Muda Sumenep (PIWS) Khoirul Aisyiah orang yang diberikan amanah oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk melakukan pembinaan dan pelatihan kewirausahaan ketika dihubungi berkali-kali oleh wartawan jaazaidun.com melalui teleponnya yang bersangkutan tidak mengangkat. Ketika dihubungi kembali melalui pesan Whats up, bahkan juga tidak dibaca.

Selain itu, dalam rilisnya aktivis yang tergabung di Front Aksi Mahasiswa Sumenep juga meminta agar pemerintah melakukan optimalisasi pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, transportasi darat dan laut, dermaga di beberapa kepulauan dengan lebih baik dan planning yang terukur. Bupati dan wakilnya juga diharapkan untuk menyelesaikan seluruh agenda pembangunan yang dapat mendorong laju pertumbuhan perekonomian masyarakat, namun sekaligus tanggap terhadap bencana. (Irul)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close