DaerahKabar

Cinta Ulama, H. Kamil Ali Makki Gelar Haul Akbar Sayyid Al-Maliki

Jaazaidun.com–Pamekasan — Para tokoh terkemuka biasanya akan dikenang tanggal dan hari wafatnya. Dilakukan sebuah peringatan untuk tawassulan ataupun untuk meneladani perilaku dan perjuangannya dalam menebarkan kebaikan di muka bumi. Hal itu biasanya rutin dilakukan oleh para santri untuk bernostalgia dengan kiainya. Atau orang-orang yang mencintai para ulama.

H. Kamil Ali Makki, salah satu tokoh di Pamekasan melaksanakan “Haul Akbar ke-14” atas wafatnya seorang ulama besar: Assayyid Alawi dan Abuya Assayyid Muhammad Alawi Al-Maliki  Al-Hasani guru para ulama’ Nusantara, Pamekasan Jawa Timur, Ahad, 29 Juli 2018 H. Serta juga beberapa sesepuhnya di Madura.

Empat belas tahun yang lalu, kepulangan beliau adalah peristiwa duka yang tak disangka oleh umat Islam. Hampir seluruh penduduk Mekkah dan sekitarnya terkejut mendengar berita duka itu. Seluruh kalangan, mulai dari ulama, para ilmuwan, para akademisi yang pernah mengenal beliau terperangah seolah tak percaya dengan kabar pilu itu.

Ketua panitia “Haul Akbar ke-14”, Ahmad Atuf Haidar,  menyampaikan bahwa haul itu adalah upaya untuk mendapat barokah dari guru, khususnya Assayyid Alawi dan Abuya Assayyid Muhammad Alawi Al-Maliki  Al-Hasani. Selain itu pihaknya mengatakan momentum haul itu juga untuk mempererat silaturahmi.

Haul yang mengundang berbagai tokoh besar di Madura itu berlangsung adem, seolah Abuya hadir di tengah-tengah hadirin. Lebih-lebih ada penceramah K. H.  Saiful Islam dari Pragaan, sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, disampaikan beberapa hal. Pertama bahwa dari haul kita bisa mengambil ibrah untuk mengingat kalau suatu saat nanti kita pada akhirnya akan mati juga.

Kedua adalah sebagai upaya mengenang jejak dan jasa-jasa beliau sebagai orang yang berilmu. Sehingga kita bisa mencontoh dan mendapat barokahnya.

Ketiga sebagai rasa estoh, rasa cinta pada sayyid yang nasabnya sampai Rasulullah. Sebab dalam ceramahnya menyebut, hanya orang-orang yang berilmu yang memiliki respek terhadap  orang-orang berilmu

Keempat agar kita bisa dikumpulkan dengan Assayyid Alawi dan Abuya Assayyid Muhammad Alawi Al-Maliki  Al-Hasani Maliki, dan para kekasih Allah yang lain. “karena, besok di akhirat kita akan dikumpulkan dengan orang-orang yang kita cintai. Dan haul ini adalah satu bentuk kita menyatakan cinta pada sayyid Maliki” dawuhnya diakhir-akhir ceramahnya. (Rd)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close