KabarNasional

Bindara Anwar: Politik Itu Laiknya Sepakbola

Jaazaidun.com-Sumenep. Jawa Timur baru saja menunaikan hajat politik: memilih gubernur untuk lima tahun ke depan. Meski demikian, tidak serta-merta membuat suasana di kedua kubu saling memanas.

Pasalnya, gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia yang berlangsung di sela-sela tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pilgub seretak di Indonesia dinilai sebagai ruang antara.

Anwar, salah seorang politisi muda asal, Sumenep, Jawa Timur, mengatakan bahwa piala dunia seperti “berkah” bagi dunia perpolitikan tanah air.

“Piala Dunia kali ini cukup membantu recovery sosial di tengah-tengah masyarakat pasca Pilkada serentak, khususnya Pilgub Jatim dan Pilkada di 3 kabupaten di Madura,” katanya, Rabu (04/07).

Selain karena masyarakat yang mulai dewasa menyikapi perhelatan politik, adanya pesta akbar sepakbola yang digelar tiap empat tahun itu, pasca Pilgub Jatim dan Pilkada di tiga kabupaten di Madura tak tampak ada friksi yang begitu mencolok di tengah-tengah masyarakat.

Pria asal Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget itu menambahkan bahwa hal itu dapat kita lihat dari cara masyarakat yang makin dewasa dalam menyikapi hasil Pilkada dengan nonton bareng Piala Dunia di kampung-kampung. Sehingga kekecewaan karena kalah pun mulai luntur.

“Sepakbola sudah dianggap sebagai hiburan rakyat dan alat perekat sosial di era modern ini. Semoga momen ini menjadi kabar baik bagi pertumbuhan demokrasi kita menyongsong pemilu 2019,” tegasnya.

Harapan Anwar, masyarakat bisa melihat politik laiknya sepakbola yang penuh kejutan. Dan harus menerima kekalahan tanpa menimbulkan kebencian. Seperti sepakbola, dalam politik siapapun pemenangnya harus diakui sebagai sebuah kenyataan tanpa harus melahirkan perpecahan.

“Bisa kita liat saat Colombia menyamakan skor di menit-menit akhir pertandinga. Sehingga mau tidak mau Inggris harus menunggu hasil perpanjangan waktu dan adu penalti untuk merayakan kemenangan. Hal serupa bisa terjadi dalam pilkada yang harus berujung ke MK. Namun apapun hasil akhirnya, harus diakui bersama, dan tak perlu diperpanjang lagi dengan perpecahan,” pungkasnya. (ad/rd).

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close