KabarNasional

Banyak CJH Berisiko Tinggi, Rifa’i Lakukan Antisipasi

Jaazaidun.com–Sumenep – Para Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 10 sebanyak 221 orang dan kloter 11 berjumlah 445 orang. Sementara 16 CJH cadangan yang dipanggil berangkat tahun ini bergabung dengan kloter lain yang ditentukan oleh Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Rifa’i Hasyim, Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Jawa Timur, mengungkapkan, hampir 50 persen dari total Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini berisiko tinggi (risti).

Menurut Rifa’i, CJH yang masuk kategori risti itu rata-rata karena faktor usia. Di samping itu juga ada yang memiliki riwayat penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

“Dari segi usia hampir 50 persen. Ada juga yang karena tekanan darah tinggi dan kencing manis,” katanya.

Tahun ini, Rifa’i melanjutkan total CJH asal kabupaten paling timur Madura ini yang akan berangkat secara reguler ialah 666 orang, ditambah 16 cadangan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tak diinginkan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep agar semua CJH divaksin meningitis sebelum pemberangkatan.

“Pada saat manasik massal beberapa hari lalu, semua jemaah yang belum mendapat vaksin meningitis, telah divaksin oleh petugas dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.(die/rd)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close