KabarNasional

Baanar Sumenep Deklarasikan Sadar Anti-Narkoba

Jaazaidun.com–Sumenep — Tanggal 26 Juni ditetapkan sebagai Hari Narkotika Internasional oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988.

Pasalnya, pada tanggal ini merupakan momen pengungkapan kasus perdagangan opium oleh Lin Zexu (1785-1851) di Humen, Guangdong, Tiongkok. Kemudian, sampai saat ini terus diperingati.

Pada tanggal tanggal 12 Juli tahun ini. Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) PC. GP. Ansor Kabupaten Sumenep merealisasikan “Deklarasi Sadar Anti Narkoba” yang merupakan puncak dari kegiatan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) sejak bulan lalu.

Pelaksanaan yang ditempatkan di gedung KORPRI itu dihadiri olleh KH. Busyro Karim, Bupati Sumenep, Kepala  Polreskoba, serta  siswa-siswi SMA di Sumenep dan simpatisan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep yang juga Pembina PC. GP Ansor Sumenep itu, sangat mengaresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan ini penting, semoga dapat menjadi hal positif dan bermanfaat bagi warga Sumenep khusunya para pemudanya” sebutnya, Kamis, (12/07).

Selama ini BAANAR Sumenep seringkali melakukan sosialisasi pencegahan narkoba di kalangan pemuda. Kerja keras itu berbuah manis, karena dapat Penghargaan Relawan Anti Narkoba dari BNN yang diberikan langsung oleh Bupati Sumenep.

“Semoga penghargaan ini, bisa terus memicu semangat kami di BAANAR dalam terus mengkampanyekan gerakan anti penyalahgunaan narkoba di Sumenep” Kata Suryadi, Kepala BAANAR Sumenep. Dia menambahkan, penghargaan itu merupakan penghargaan untuk semua pengurus BAANAR.

Apresiasi lainnya datang dari Ketua PC GP Ansor Sumenep, Muhri. “Baanar sungguh sangat luar biasa, semoga kedepan terus bisa berbakti kepada ummat dalam menolak narkoba,” katanya.

Selain itu, Muhri juga menyampaikan bahwa komimten BAANAR GP Ansor Sumenep turut menjadi bagian dalam pemberatasan narkotika adalah untuk menciptakan generasi muda yang terbebas dari ancaman bahaya narkoba.

Hafid, salah seorang peserta asal Lapa Taman memandang kegiatan tersebut penting dilakukan dengan harapan dapat memberikan refleksi akan bahaya narkoba bagi kaulamuda di Sumenep. (Rd)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close