KabarNasional

Ada Sinyal Sumenep Jadikan Kota Santri

Jaazaidun.com–Sumenep – Rangkaian Hari Santri Nasional PCNU Sumenep sudah berlangsung beberapa hari. Dimulai dari sunnatan massal di beberapa titik di Kabupaten Sumenep, donor darah dan dilanjutkan Haul Muassis NU dan Muassis Sumenep di Gor A. Yani Kabupaten Sumenep, malam lalu.

Dipuncak Hari Santri Nasional PC NU Sumenep semarakkan Kirab 1000 Santri yang berstart depan Kantor PC NU Sumenep, finish di depan Masjid Jamik Kabupaten Sumenep. Selain dimeriahkan oleh Marcing Band dan Hadrah, juga menghadirkan Budayawan Lesbumi PB NU, Zastrouw Al-Ngatawi atau Kiai Ageng Ganjur.

KH. A. Panji Taufik mengatakan PC NU Sumenep yakin pendiri NU Sumenep dan pendiri Sumenep adalah Santri. “Seperti yang kita ketahui bahwa ada Bhindara Saod yang itu merupakan Bhindara atau santri. Makanya banyak situs-situs sejarah peninggalan Raja-raja kita adalah dari kaum santri” sambutnya.

“Malam ini kita tasyakkuran hari santri dan perayaan tahun baru islam, dan insya Allah tanggal 28 kita akan menghibur kaum remaja di Kabupaten Sumenep dengan Jalan-jalan Sehat ala santri” tambahnya

KH. A. Panji Taufik mengungkapkan perayaan Hari Santri Nasional PC NU guna mensyukuri kesantrian, sambil bermuhasabah, berintropeksi sebagaimana kesantrian kita apakah telah betul-betul terimplementasi dalam amaliah. Misal kesederhanaan, tolong menolong, dan peduli terhadap kaum miskin.

“Mudah-mudahan hal seperti ini terus menginspirasi kita, mengingatkan kita bahwa kesantrian itu mengutamakan arus masyarakat umum” dawuh Ketua PC NU tersebut menutup sambutannya.

Keterlibatan pemkab dalam memeriahkan hari santri bersama PCNU beberapa tahun ini bisa dibilang Sumenep ingin memberi signal sebagai kota santri. Lebih-lebih para pendahulu Sumenep yang mayoritas santri/kiai bisa dibilang Sumenep pantas menyandang Kota Santri. (Muid/red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close