DaerahKabar

Ada Dimensi Ibadah Dalam Pelayanan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep

Jaazaidun.com, Sumenep – Niat baik tidaklah cukup, ia membutuhkan spirit untuk menjadi nyata. Sementara spirit terbaik dalam hidup adalah sikap dan lelaku yang memiliki nilai-nilai ibadah. Karena perilaku baik dan buruk seseorang selalu akan dicatat, dan kelak dimintai pertanggungjawaban.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M. Kes, menjelaskan bahwa segala upaya yang dilakukan semata untuk mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumenep. Sebab dari bulan Ramadan nilai-nilai kebaikan dapat mengantarkan perilaku ibadah kepada Tuhan yang semakin baik, tulus dan ikhlas. Itu diperlukan dalam dunia kesehatan.

“Apalagi jika pelayanan kami di RSUD dr. Moh. Anwar bila tidak untuk meningkatkan ibadah pada kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,”paparnya, Jumat (10/5/2019).

Dalam bulan Ramadhan penuh berkah, pelayanan terbaik akan dijadikan ajang motivasi untuk meningkatkan pelayanan yang lebih berintegritas, positif, dan bernilai pahala. Karena bulan puasa,
pelayanan terbaik harus diberikan dan ditingkatkan lagi. “Jangan malah slowdown,” ungkap dr. Erliyati.

Perlu ditegaskan bahwa juga selama bulan Ramadan Promosi Kesehatan Rumah Sakit dengan kerjasama dengan salah satu radio swasta di Sumenep untuk memberikan penyuluhan. Kerjasama tersebut digelar setiap hari, terkecuali Sabtu dan Minggu.

“Kalau tema pokoknya seputar “Kiat sehat saat Ramadan”. Dan agenda ini berbeda dari acara klinik angkasa yang telah dilaksanakan sejak awal tahun 2019 dengan radio publik di Sumenep setiap hari Rabu,”jelas Direktur RSUD ini panjang lebar.

Dia menegaskan jika masing-masing dokter spesialis seperti penyakit dalam, obgyn, gigi, jiwa, gizi dan lain-lain nanti akan memberikan tipsnya sesuai tema pokok yang jadi bahasan. Kemudian dipertajam lagi sesuai spesialisasinya.

Selain itu dalam bulan Ramadhan yang diinisiasi pihak manajemen adalah  mewajibkan karyawan terutama front Line, front office agar mengenakan busana muslim pada hari Jumat.

Hal tersebut berbeda dengan hari-hari biasanya, pakaian batik motif Madura yang jadi batik seragam selama ini. Karena merujuk pada peraturan di lingkungan Pemerintah Daerah Sumenep.

“Kita terapkan setiap hari Jumat, petugas front office memakai pakaian bernuansa Islami (busana Muslim) selama Ramadhan,” jelasnya. (Red)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close