KabarNasional

Ada 330 Pesantren di Sumenep, People Power Tak Akan Berpengaruh

Jaazaidun.com, Sumenep. Perbincangan people power tidak akan berpengaruh sedikit pun di Kabupaten Sumenep. Sebab ada 330 Pesantren tersebar dari kota hingga pelosok desa yang mementahkan isu tersebut.

Bupati Sumenep A Busyro Karim menegaskan hal itu usai buka bersama Forpimda di Mapolres Sumenep. Bupati yakin masyarakat Sumenep tidak akan melakukan hal-hal buruk sebagaimana kehendak kekuasaan yang diinginkan people power.

“Gerakan tersebut tidak memberikan pendidikan politik yang bagus bagi masyarakat,”paparnya, Rabu (15/05/2019).

Pasca pemilu seharusnya saling meghormati semua pihak. Misalpun ada kecurangan, masih ada cara yang lebih positif, selain menggerakkan massa atau people power yang bisa menyempurnakan kekurangan itu. Seperti melalui jalur konstitusional.

Artinya masyarakat tidak harus berbondong ke mana-mana dalam satu titik. Jika sampai terjadi, hal itu malah justru tidak memberikan pendidikan politik yang bagus. “Kita harus saling menghormati terhadap semua pihak tentang proses pemilu yang sudah kita saksikan bersama,” kata Bupati.

Pada bulan ramadhan seharusnya menjadi bulan pemersatu. Kejernihan hati dan pikiran untuk selalu berbuat baik untuk bangsa dan negara dibutuhkan.

Bupati berharap agar masyarakat Sumenep tidak melakukan hal-hal buruk yang tidak mencerminkan budaya dan tradisi masyarakat. Apalagi Sumenep merupakan masyarakat Keraton.

Tokoh politisi seharusnya dapat memberikan contoh yang baik,” harus berani menang dan berani kalah,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa isi people power semula diucapkan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat Apel Siaga Umat 313 yang digelar untuk mencegah kecurangan pemilu.

Saat itu Amien menegaskan dirinya tidak akan melaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada kecurangan dalam Pilpres 2019, namun akan menggerakkan massa alias people power. (Rul)

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Close