Komunitas

Temu Alumni Nasional Tarshib Guyub

Sumenep – Setengah abad tidaklah muda bagi sebuah lembaga. Masa setengah abad adalah masa emas lahirnya kader-kader dan alumni yang benar-benar berkiprah di tengah-tengah masyarakat. Inilah yang menjadi refleksi bersama Yayasan Tarbiyatus Shibyan, Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Refleksi tersebut terjewantah dalam kegiatan Temu Alumni Nasional Ikatan Alumni Tarbiyatus Shibyan pada Kamis (21/06). Yayasan yang berkarakter nahdlatul ulama ini diharapkan mampu melahirkan alumni yang matang, siap pakai, dan menjadi kiblat perubahan sosial ketika terjun ke tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut setidaknya diutarakan Panitia Setengah Abad Yayasan Tarbiyatus Shibyan, A. Tirmidzi. Menurut Tirmidzi momentum setengah abad ini dapat menjadi refleksi bersama segenap pihak, baik pengurus yayasan dan alumninya, untuk memajukan lembaga sehingga para alumninya dapat berkhidmat di tengah-tengah masyarakat.

Alumni Tarsib Menyantap Bareng Ketupat Memanjang.

“Saya sangat senang pertemuan yang menghadirkan ratusan alumni dari pelbagai wilayah di Indonesia ini berjalan sukses. Teman-teman guyub  dapat hadir di Jadung. Saya berharap para alumni yang berkiprah di mana saja satu suara mendukung cita-cita Tarshib (Tarbiyatus Shibyan) bermanfaat untuk umat, bangsa, dan negara,” ungkap Ustad Tirmidzi.

Tirmidzi menambahkan para pengurus Yayasan menitip pesan pada segenap alumninya tidak kehilangan jati dirinya sebagai santri. Santri yang menjunjung tinggi akhlak di dalam keluarga, masyarakat, dan negara.

Masukan Tirmidzi juga diakui ketua Yayasan Moh. Amin dan Moh. Syarwini selaku koordinator bersama Panitia Temu Alumni Nasional. Dua orang ini meyakini para alumni Tarsib dapat berkiprah di tengah-tengah masyarakat melalui banyak dimensi, baik politik sebagai politisi, ekonomi sebagai ahli ekonomi, agama sebagai agamawan, dan lainnya.

“Saya sebagai alumni ikut bangga dan senang pelaksanaan Temu Alumni Nasional ini berjalan khidmat dan riang gembira. Keguyuban dan kebersamaan terlihat saat acara puncak dengan makan ketupat sayur khas Madura secara memanjang. Dengan suguhan ini diharapkan para alumni dapat tetap menjaga silaturrahim sebagai landasan berkiprah di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Syarwini yang juga Ketua PAC GP Ansor Kec. Dungkek.

Sebagai informasi Yayasan Tarbiyatus Shibyan adalah yayasan yang mengelola sejumlah lembaga formal dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas. Yayasan ini beralamat di Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Hingga usianya yang ke-50 tahun ini Yayasan Tarbiyatus Shibyan telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di pelbagai bidang.

Sejak awal berdirinya Yayasan ini mempunyai cita-cita mampu menciptakan lulusan yang terampil, mandiri, berpengetahuan, beriman dan bertaqwa serta berakhlaqul karimah sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. (sw)

 

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Check Also

Close
Close