Komunitas

Pemuda Sumenep Deklarasi Tekongan Settong

Sumenep – Pemuda adalah elan vital perjuangan bangsa. Dari sinilah kemudian sinergi dan komunikasi dalam berkomunitas dirasa penting. Hal tersebut dirasakan pula oleh kalangan pemuda yang mengatasnamakan Tekongan Settong. 

Kalangan muda di desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep pada Minggu (24/6) mendeklarasikan sebuah komunitas sinergis bernama Tekongan Settong. Ali Faidi Thaifur, Ketua Dewan Pembina Tekongan Settong, mengatakan dalam sambutannya bahwa komunitas ini sebagai wadah kreatif para pemuda Sumenep, khususnya pemuda dari desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek. Komunitas yang dideklrasikan di desa Romben Barat ini dihadiri sekira 100 pemuda dan pemudi.

“Komunitas ini diharapkan berjalan sinergis dengan kearifan lokal. Pemuda yang berkumpul di sini berasal dari pelbagai latarbelakang pendidikan dan keahlian. Diharapkan nantinya Tekongan Settong menjadi wadah kreatif pemuda Sumenep, khususnya pemuda desa Romben Barat, dalam mengaktualisasikan diri di bidang sosial-keagamaan dan keterampilan,” ungkap Faidi.

Kiai Imam Sutaji, Penggerak Kaum Muda NU asal Pragaan Sumenep didaulat sebagai pengisi tausiah. Dalam ceramahnya Sutaji mengajak seluruh pemuda untuk menjaga diri dan lingkungan kita. Dengan berkomunitas semacam Tekongan Settong para pemuda dapat berkegiatan positif. Sehingga terhindar dari perilaku negatif yang mengancam generasi muda belakangan ini.

“Komunitas seperti ini patut kita apresiasi. Semakin banyak komunitas positif di lingkungan Sumenep akan semakin baik. Karenan hal demikian dapat menjadi kontrol bagi kita. Perilaku negatif dapat diarahkan ke kegiatan-kegiatan positif. Dengan berkomunitas kita dapat banyak belajar dan memompa diri, utamanya menguatkan diri kita dalam hal religiusitas. Dalam komunitas kita bisa saling mengingatkan,” ungkap Sutaji.

Tags

Redaksi Jaazaidun.com

Tim Redaksi jaazaidun.com

Related Articles

Close