Komunitas

PAELAN DELEGASI ANGGOTANYA MENGIKUTI PELATIHAN BARISTA

Menjawab keterbutuhan barista di Indonesia, Badan Latihan Kerja Kemenaker RI Lembang Bandung menyelenggarakan Pelatihan Barista. Sejumlah komunitas-komunitas di pelbagai daerah mengirimkan delegasinya, salah satunya Komunitas PAeLAN Sumenep. Bersama delegasi komunitas yang lain delegasi PAeLAN nantinya dididik perihal pembuatan dan peracikan kopi.

Sebanyak 10 orang delegasi PAeLAN mengikuti Pelatihan Barista di BBPPK dan PKK (Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja) Lembang. Mereka dilatih sejak tanggal 3-7 April 2018. Ketua PAeLAN, Set Wahedi, mengatakan bahwa delegasi ini diharapkan mampu menunjukkan kreatifitasnya di bidang pembuatan kopi yang enak dan profesional.

“Tidak hanya itu, anggota kami yang dilatih di Lembang Bandung nantinya dapat mengoptimalkan kemampuan dalam memasasrkan racikan kopi. Saya yakin kopi yang diseduh dan dibuat oleh tangan-tangan ahli tidak hanya dapat menyedihkan kopi yang enak dan nikmat, tapi juga secara berangsur dapat meningkatkan sumber penghasilan. Yang jelas kami berterima kasih pada Kemnnaker RI yang memberikan pelatihan  pada anak muda. Saya yakin dengan pelbagai macam pelatihan yang diadakan Kemnnaker RI dapat meningkatkan keahlian dan kemandirian ekonomi. Pasca dari Bandung, insya Allah anggota PAeLAN didorong untuk membukanya usaha kedai kopi kekinian,” ungkap Wahedi pada Senin (2/4/18) lalu.

Pembina PAeLAN, Anwar Anggasuto, mengatakan bahwa anak muda harus didorong kreatif. Dengan pelatihan barista anak muda dapat mengoptimalkan kemampuannya di bidang pengolahan kopi. Disamping itu Komunitas PAeLAN yang kini juga memproduksi kaos menjadi wadah anak muda mengabdi pada masyarakat.

“Indonesia itu penghasil Kopi terbesar dan terbaik ke-5 di dunia, tapi kita hanya mengenal Starbucks sebagai pengolah kopi terkenal. Harapan kami  semoga dengan pelatihan barista para alumninya bisa menjadi barista handal yang mampu menyajikan kopi terbaik. Sukur-sukur bisa terlibat bangun usaha kopi  sendiri,” ungkap Anwar.

Sementara itu, Nur Faizin, Asisten Staf Menteri Tenaga Kerja RI, saat dihubungi mengatakan bahwa pelatihan barista ini adalah salah satu jenis kegiatan Inkubasi Bisnis In wall yang diadakan di Lembang. Tidak hanya pelatihan barista, dalam rangka mendorong kemandirian anak bangsa Kemnnaker menyelenggarakan sejumlah pelatihan baik yang bekerjasama dengan lembaga-lembaga atau di Balai Latihan Kerja seluruh Indonesia. Faizin berharap dengan keahlian para pemuda dapat lebih keatifb dan mandiri.

Tags

Related Articles

Close